Lazada IndonesiaLazada Indonesia

Konfigurasi Web Server Pada Kali Linux


Web server adalah perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web.

Penggunaan paling umum server web adalah untuk menempatkan situs web, namun pada praktiknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis.

Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya. Pemanfaatan web server berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.

Macam-macam jenis web server yang umum digunakan yaitu:
1. Apache
2. Web Server Litespeed
3. Web Server Nginx
4. Web Server Microsoft IIS

Tutorial Konfigurasi Web Server Pada Kali Linux

Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana mengkonfigurasikan web server menggunakan Apache2 dan untuk database menggunakan MySQL dengan aplikasi web database phpMyAdmin pada sistem operasi Kali Linux 2016.1.

1. Pertama update reporsitory(suatu paket aplikasi dalam distribusi linux) agar dapat melakukan installasi library web server yang dibutuhkan dengan perintah apt-get update. Kemudian install apache dengan mengeksekusi perintah apt-get install apache2  dan inputkan Y untuk melanjutkan instalasi paket tersebut pada terminal linux seperti pada gambar berikut:


2. Kemudian install MySQL sebagai database yang akan digunakan untuk web server dengan mengetik perintah apt-get install mysql-server dan inputkan Y untuk instalasi seperti gambar berikut:


3.Setelah selesai instalasi, buka web browser dan ketik di address bar localhost untuk memastikan apakah Apache sudah terinstall, jika terlihat seperti gambar berikut maka apache sudah berhasil dibuat:


4. Kemudian install phpMyAdmin sebagai aplikasi web managemen database yang akan digunakan untuk web server dengan mengetik perintah apt-get install phpmyadmin dan inputkan Y untuk instalasi seperti gambar berikut:


5. Lalu apabila telah selesai menginstall paket librarynya maka akan muncul tampilan konfigurasi phpmyadmin dengan memilih apache2 sebagai web servernya lalu tekan enter.


6. Langkah berikutnya pilih opsi <yes> dan kemudian tekan enter untuk ke tahap selanjutnya:


7. Ketikan password untuk autentikasi masuk ke phpmyadmin jika tidak memerlukan password tekan enter untuk menyelesaikan instalasi:


8. Jika lupa password untuk login ke phpmyadmin atau mysql dapat diganti dengan melakukan perintah update ke dalam mysql dengan mengetikkan perintah mysql -u root > use mysql > update user set password=PASSWORD("dimas") where User='root' > flush privileges > exit (mengganti password lama dengan password baru:dimas dengan username: root) seperti pada gambar berikut ini:


9. Tahap berikutnya ketik perintah pada terminal: ln -s /usr/share/phpmyadmin/ /var/www/html/phpmyadmin. Perintah tersebut digunakan untuk memberikan link yang mengarah ke direktori phpmyadmin agar dapat diakses di web server apache. Kemudian buka web browser dan ketik localhost/phpmyadmin dan login sesuai dengan username dan password yang sudah ditentukan sebelumnya, pada tutorial ini username:root dengan password:dimas yang dinputkan pada form login phpmyadmin seperti gambar berikut:


10. Jika berhasil login ke dalam phpmyadmin kita dapat melakukan pembuatan database di web server tersebut agar digunakan dalam pembuatan halaman web nantinya seperti gambar berikut ini:


11. Kemudian untuk menambahkan atau mengedit halaman web dapat dilakukan pada folder /var/www/html pada gambar dibawah ini dilakukan pembuatan file info.php untuk mengecek versi php berjalan pada web server sebagai berikut:


12. Berikut ini detil versi php dan sistem yang digunakan pada web server:


13. Selanjutnya kita dapat memodifikasi file pada direktori /var/www/html/ pada tutorial seperti gambar berikut dilakukan pengeditan file index.html:


14. Setelah itu buka web browser dan ketik localhost maka akan tampil sebagai berikut:


Catatan: Halaman web pada web server apache tersebut dapat diakses oleh client jika sesuai dengan ip dari web server tersebut hanya dapat diakses dalam satu jaringan misalkan ip dari web server: 192.168.0.2 maka client cukup mengetikkan ip tersebut ke web browsernya agar dapat mengakses halaman web.

Demikian cara konfigurasi web server pada Kali Linux 2016.1. Semoga bermanfaat.
Bagikan:

Related Post